Negara-Negara Yang Memiliki Kekuatan Nuklir

Komentar
Beranda > Blog > Negara-Negara Yang Memiliki Kekuatan Nuklir

Salah satu senjata yang menggunakan kekuatan nuklir adalah bom atom yang pernah dijatuhkan oleh Amerika Serikat di kota Hiroshima dan Nagasaki, peristiwa itu menggungcang dunia dan membuat Jepang menyerah seketika. Berawal dari sana lah beberapa kebijakan dunia membatasi penggunaan nuklir untuk kemiliteran.

Namun, senjata nuklir tidak begitu saja hilang, masih ada negara-negara di dunia yang menyimpan senjata nuklir dengan dalih berjaga-jaga seandainya ada perang. Negara mana saja yang memiliki senjata nuklir?

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat meningkatkan senjata nuklir pertama dalam saat Perang Dunia II dibayangi ketakutan didahului oleh Nazi Jerman.

AS yaitu hanya satu negara di muka Bumi yang pernah menggunakan senjata nuklirnya. Di Jepang pada 1945. Pengadaan senjata nuklir Negeri Paman Sam mencapai puncak pada 1967, yaitu 31. 255 hulu ledak Tetapi jumlah itu telah jauh menyusut.

Pada September 2013, menurut Nuclear Threat Initiative (NTI) — organisasi non-profit yang berusaha kurangi penyebaran senjata nuklir — jumlah hulu ledak punya AS jadi 4. 804 buah.

Walau sekian, masihlah ada ‘ribuan’ yang belum dibongkar atau tidak diaktifkan serta sekitaran 200 senjata disimpan di Belgia, Italia, Jerman, Belanda, serta Turki.

2. Rusia

Federation of American Scientists menyebutkan, ada ketidakpastian mengenai bebrapa website nuklir Rusia. Tetapi, NTI memprediksi, negara yang mewarisi nuklir dari Uni Soviet itu mempunyai 1. 512 hulu ledak strategis yang dapat segera dikerahkan — dari keseluruhan 8. 500 hingga 10. 000 hulu ledak. Sesaat 3. 000 yang lain dalam sistem penonaktifan.

3. China

Tiongkok tutup rapat-rapat masalah senjata nuklirnya, walau disangka bahkan juga memakai sarana penyimpanan bawah tanah untuk sembunyikan senjata pemusnah massal itu. Diprediksikan negara itu mempunyai 250 hulu ledak yang disimpan di 12 tempat. Sekian menurut Federation of American Scientists.

4. Prancis

Prancis miliki 290 hulu ledak, yang disangka disimpan di 6 tempat di negara itu. Menguji cobalah senjata nuklirnya pertama kalinya pada 1960, dan bom hidrogen pada 1968.

5. Inggris

Inggris miliki kurang dari 225 hulu ledak nuklir, yang semua bisa di luncurkan lewat laut.

Britania Raya lakukan eksperimen senjata nuklir pertamanya (” Hurricane “) pada 1952, dengan data yang beberapa besar didapat dari hasil kerja sama juga dengan Amerika Serikat dalam Proyek Manhattan. Motivasi intinya yaitu supaya bisa melawan Uni Soviet dengan cara berdiri sendiri.

Diluar yang dikira sebagai ” negara dengan senjata nuklir “, satu status yang didapatkan dari Kesepakatan Nonproliferasi Nuklir (Nuclear Non-Proliferation Treaty atau NPT) — beberapa negara juga dilaporkan menaruh nuklir. Apa sajakah?

6. India

India berasumsi senjata sebagai sisi utama dari pertahanan strategis. Diprediksikan mempunyai pada 90 serta 110 hulu ledak.

India tak pernah jadi anggota Kesepakatan Nonproliferasi Nuklir. Pada Juli 2005, dengan cara resmi disadari oleh Amerika Serikat sebagai ” satu negara dengan tehnologi nuklir maju yang bertanggungjawab ” serta sepakat untuk lakukan hubungan kerja nuklir diantara ke-2 negara.

7. Pakistan

Diprediksikan mempunyai 100-120 hulu ledak nuklir. Pakistan sepanjang sebagian dekade dengan cara diam-diam meningkatkan senjata nuklirnya diawali pada akhir 1970-an. Pakistan pertama kalinya berkembang jadi negara nuklir sesudah pembangunan reaktor nuklir pertamanya di dekat Karachi dengan perlengkapan serta bahan yang disiapkan oleh negara-negara barat pada awal 1970-an.

8. Israel

Negeri zionis menyangkal mempunyai senjata nuklir. Tetapi, Israel dipercaya mempunyai 100 hingga 200 hulu ledak nuklir.

9. Iran

Iran mempunyai program nuklir mutakhir yang diklaim untuk maksud damai. Walau sekian, ketiadaan laporan bebrapa sisi spesifik ke Tubuh Daya Atom Internasional menyebabkan kecemasan kalau Teheran diam-diam meningkatkan senjata nuklir.

10. Suriah

Tak ada konfirmasi masalah persenjataan nuklirnya. Tetapi, dilaporkan memperoleh pertolongan dari Rusia, China, serta Iran untuk meningkatkan program senjata pemusnah massalnya.

11. Negara pecahan Soviet

Belarus, Kazakhstan serta Ukraina pernah mempunyai senjata nuklir tetapi mengembalikannya ke Rusia sesudah robohnya Uni Soviet pada 1991.

Disamping itu, Afrika Selatan, Irak, Libya, Argentina, Brasil, Korea Selatan, serta Taiwan juga mempunyai senjata nuklir di saat lantas, tetapi tutup program mereka.

Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Pin on Pinterest0Share on StumbleUpon0Share on Reddit0Share on Tumblr0Share on VKEmail this to someonePrint this page